Multiple Choice IELTS Listening sering dianggap sebagai salah satu tipe soal yang cukup menjebak. Bukan karena pilihan jawabannya selalu sulit, tetapi karena Anda harus mendengarkan informasi sambil membandingkan beberapa opsi yang tampak sama-sama benar.
Speaker juga dapat menyebutkan semua pilihan dalam audio, kemudian memberikan klarifikasi yang mengarah pada satu jawaban paling tepat.
Situasi ini membuat peserta yang hanya mengandalkan kemampuan mendengar sering kehilangan poin. Anda membutuhkan strategi yang memungkinkan otak memproses audio secara cepat sekaligus mengeliminasi pilihan yang tidak sesuai.
Kabar baiknya, tipe soal ini dapat dilatih. Dengan memahami pola pertanyaan, mengenali distractor, memanfaatkan waktu sebelum audio diputar, dan memahami paraphrase, Anda dapat meningkatkan akurasi secara signifikan.
Artikel ini membahas strategi praktis yang bisa diterapkan saat latihan maupun ketika menghadapi tes IELTS sebenarnya.
Apa Itu Multiple Choice IELTS Listening?
Multiple choice merupakan tipe soal IELTS Listening yang meminta peserta memilih satu atau beberapa jawaban berdasarkan informasi dari rekaman audio.
Dalam soal pilihan ganda, Anda biasanya akan diberikan pertanyaan beserta beberapa opsi seperti A, B, dan C. Audio kemudian menyampaikan informasi yang berkaitan dengan pertanyaan tersebut.
Tantangannya adalah jawaban tidak selalu disebutkan secara langsung. Speaker dapat menggunakan sinonim atau paraphrase dari kata yang terdapat pada soal. Bahkan, opsi yang salah dapat disebutkan terlebih dahulu sebelum pembicara memberikan informasi yang benar.
Karena itu, kemampuan memahami konteks jauh lebih penting daripada sekadar mencari kata yang sama persis dengan pilihan jawaban.
Untuk memahami tipe soal lain dan teknik pengerjaannya, Anda juga dapat mempelajari panduan lengkap IELTS Listening sebagai referensi persiapan.
1. Baca Pertanyaan Sebelum Audio Dimulai
Waktu sebelum rekaman diputar harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Jangan langsung membaca seluruh kalimat secara perlahan. Fokuskan perhatian pada pertanyaan dan kata kunci yang membantu Anda memahami informasi apa yang perlu dicari.
Misalnya pertanyaan menanyakan:
Why did the student choose the course?
Anda dapat menandai kata “why” dan “choose the course”.
Dari pertanyaan tersebut, Anda sudah mengetahui bahwa audio kemungkinan akan membahas alasan, bukan sekadar informasi tentang course.
Teknik ini disebut prediction. Dengan melakukan prediksi, otak menjadi lebih siap mengenali informasi relevan ketika audio mulai berjalan.
2. Jangan Terjebak Mencari Kata yang Sama Persis
Salah satu kesalahan peserta adalah menganggap jawaban pasti menggunakan kata yang sama dengan pertanyaan.
Dalam IELTS, penggunaan paraphrase sangat umum. Pertanyaan dapat menggunakan kata “expensive”, sedangkan speaker mengatakan “quite costly”. Maknanya sama, tetapi bentuk katanya berbeda.
Karena itu, jangan hanya mencari exact keyword.
Perluas kemampuan vocabulary dengan mempelajari:
- Sinonim
- Paraphrase
- Collocation
- Common expressions
- Academic vocabulary
Kemampuan mengenali variasi kata akan membantu Anda memahami hubungan antara pertanyaan dan informasi yang disampaikan speaker.
Anda dapat membaca strategi memahami paraphrase dalam IELTS Listening untuk memperkuat kemampuan tersebut.
3. Pahami Bahwa Semua Opsi Bisa Disebutkan
Inilah salah satu jebakan terbesar multiple choice.
Misalnya terdapat tiga pilihan:
A. Monday
B. Tuesday
C. Wednesday
Dalam audio, speaker mungkin mengatakan:
“We initially planned to meet on Monday. However, John isn’t available, so Tuesday won’t work either. We eventually decided on Wednesday.”
Jika Anda tidak memperhatikan perubahan informasi, Anda mungkin memilih Monday atau Tuesday.
Dalam situasi seperti ini, jangan langsung memilih opsi hanya karena mendengarnya. Dengarkan konteks lengkap dan perhatikan kata yang menunjukkan perubahan seperti:
- But
- However
- Actually
- Instead
- Although
- Unfortunately
- Eventually
- In fact
Kata-kata tersebut sering menjadi sinyal bahwa informasi sebelumnya akan dikoreksi atau diperbarui.
4. Gunakan Teknik Eliminasi
Jika Anda tidak langsung menemukan jawaban, jangan panik.
Gunakan elimination strategy dengan menghapus opsi yang jelas tidak sesuai dengan informasi audio.
Misalnya pilihan A bertentangan dengan fakta yang disebutkan speaker. Coret A secara mental. Jika B juga tidak sesuai, fokus Anda otomatis mengarah pada C.
Teknik ini sangat membantu ketika dua pilihan terlihat mirip.
Namun, jangan melakukan eliminasi hanya berdasarkan kata yang terdengar. Pastikan keputusan didasarkan pada makna dan konteks.
5. Perhatikan Opinion dan Fact
Multiple choice IELTS Listening dapat menguji apakah Anda mampu membedakan fakta dari pendapat pembicara.
Contohnya, speaker dapat mengatakan:
“The building was completed in 1990, although I personally think the design looks much older.”
Informasi “completed in 1990” merupakan fakta, sedangkan pendapat pembicara adalah bahwa bangunan tersebut terlihat lebih tua.
Jika pertanyaan menanyakan fakta, jangan memilih informasi yang hanya berupa opinion.
Perhatikan ekspresi seperti:
- I think
- I believe
- In my opinion
- Personally
- It seems
- I would say
Ekspresi tersebut dapat menjadi petunjuk bahwa pembicara sedang memberikan opini.
6. Waspadai Perubahan Pendapat
Dalam beberapa soal, speaker dapat menyampaikan pendapat awal kemudian mengubahnya setelah mempertimbangkan informasi tertentu.
Contohnya:
“At first, I thought the museum was too expensive. But after seeing what was included in the ticket, I actually think it’s reasonable.”
Jika pertanyaan menanyakan pendapat akhir speaker, jawabannya bukan “too expensive”.
Fokus pada kesimpulan pembicara, bukan hanya informasi yang muncul di awal.
Kemampuan mengikuti perubahan ide sangat penting dalam listening comprehension.
Pelajari juga cara meningkatkan fokus saat listening IELTS agar Anda tidak mudah kehilangan informasi penting.
7. Kenali Distractor Dalam Audio
Distractor adalah informasi yang sengaja atau secara alami dapat membuat peserta memilih jawaban yang salah.
Dalam multiple choice, distractor sering muncul dalam bentuk:
- Informasi yang benar tetapi tidak menjawab pertanyaan
- Informasi yang kemudian dikoreksi
- Informasi yang hanya disebutkan sebagai contoh
- Pendapat orang lain
- Detail yang mirip dengan opsi jawaban
Jangan memilih jawaban hanya karena terdengar familiar.
Tanyakan kepada diri sendiri: “Apakah informasi ini benar-benar menjawab pertanyaan?”
Jika tidak, kemungkinan besar informasi tersebut merupakan distractor.
8. Jangan Terlalu Lama Memikirkan Satu Soal
Audio IELTS tidak akan berhenti hanya karena Anda belum yakin dengan jawaban.
Jika satu pertanyaan terlewat, segera lanjutkan. Terlalu lama memikirkan satu opsi dapat membuat Anda kehilangan informasi pada pertanyaan berikutnya.
Kemampuan menjaga konsentrasi sangat penting.
Dalam latihan, biasakan mengerjakan soal dengan kondisi menyerupai tes sebenarnya. Gunakan timer dan jangan menghentikan audio ketika Anda merasa tertinggal.
Dengan cara ini, kemampuan listening dan test-taking strategy berkembang secara bersamaan.
9. Latih Listening dengan Transcript
Setelah menyelesaikan practice test, jangan berhenti pada perhitungan skor.
Gunakan transcript untuk melakukan evaluasi.
Cari tahu:
- Bagian mana yang tidak terdengar?
- Kata apa yang tidak Anda kenali?
- Apakah speaker menggunakan paraphrase?
- Apakah Anda tertipu distractor?
- Apakah Anda kehilangan fokus?
Kemudian dengarkan ulang bagian tersebut.
Metode ini jauh lebih efektif daripada sekadar mengulang soal berkali-kali tanpa memahami penyebab kesalahan.
10. Biasakan Latihan Multiple Choice Secara Bertahap
Jika Anda masih sering mendapatkan banyak kesalahan, jangan langsung memaksakan full test setiap hari.
Mulailah dengan satu atau dua set multiple choice. Setelah akurasi meningkat, tingkatkan jumlah soal dan kompleksitas audio.
Tujuannya adalah membangun kemampuan secara bertahap hingga Anda mampu:
- Membaca pertanyaan dengan cepat.
- Memprediksi informasi.
- Mengidentifikasi keyword.
- Mengenali paraphrase.
- Mengabaikan distractor.
- Memilih jawaban berdasarkan konteks.
Kombinasi kemampuan tersebut akan membuat Anda lebih siap menghadapi listening section secara keseluruhan.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Mengerjakan Multiple Choice
Selain memahami strategi, hindari beberapa kebiasaan berikut:
Pertama, memilih jawaban hanya karena keyword terdengar. IELTS tidak selalu menggunakan kata yang sama antara soal dan audio.
Kedua, terlalu cepat memilih opsi pertama yang disebutkan. Informasi awal dapat menjadi distractor sebelum speaker memberikan jawaban sebenarnya.
Ketiga, tidak membaca semua opsi. Anda perlu memahami perbedaan setiap pilihan sebelum audio berjalan.
Keempat, panik ketika kehilangan informasi. Tetap fokus pada bagian audio berikutnya.
Kelima, tidak melakukan evaluasi. Setiap kesalahan harus menjadi bahan pembelajaran.
Bagaimana Jika Skor Listening Tidak Kunjung Meningkat?
Jika Anda sudah mencoba berbagai strategi tetapi hasil latihan masih stagnan, mungkin Anda membutuhkan evaluasi yang lebih personal.
Jangan langsung menambah jam belajar tanpa mengetahui masalah utama. Bisa jadi Anda memiliki vocabulary yang cukup, tetapi lemah dalam memahami pronunciation. Atau mungkin Anda dapat memahami audio, tetapi kurang menguasai strategi mengerjakan soal.
Scholars Today menyediakan placement test yang dapat membantu mengetahui level kemampuan bahasa Inggris Anda. Hasil evaluasi tersebut dapat menjadi dasar untuk menentukan strategi belajar dan program yang lebih sesuai.
Persiapkan IELTS Bersama Scholars Today
Multiple choice bukan tipe soal yang harus ditakuti. Dengan prediction, paraphrase recognition, elimination, active listening, serta kemampuan mengidentifikasi distractor, Anda dapat mengerjakannya dengan lebih percaya diri.
Jika Anda ingin belajar dengan arahan yang lebih terstruktur, Scholars Today menyediakan program persiapan IELTS yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan target Anda.
Private Class: Bimbingan Eksklusif 1-on-1
Dapatkan pembelajaran yang lebih personal melalui kelas private IELTS berpengalaman murah. Program ini sesuai bagi Anda yang membutuhkan feedback spesifik, strategi belajar personal, dan fokus pada kelemahan tertentu.
Intensive Class: Belajar Intensif dalam Grup Interaktif
Untuk Anda yang ingin belajar dalam suasana kolaboratif, tersedia training gorup class IELTS dengan materi komprehensif dan pembelajaran intensif dalam grup.
Sebelum memilih program, manfaatkan placement test untuk mengetahui kemampuan awal Anda dan menentukan langkah belajar yang lebih tepat.
Siap meningkatkan kemampuan IELTS Listening dan mengejar target band score Anda? Hubungi WhatsApp Scholars Today di 6285743668150 untuk mendapatkan informasi program dan konsultasi lebih lanjut.
FAQ Multiple Choice IELTS Listening
Multiple Choice IELTS Listening adalah tipe soal yang meminta peserta memilih satu atau beberapa jawaban dari beberapa opsi berdasarkan informasi yang terdapat dalam rekaman audio.
Karena beberapa opsi dapat terdengar benar atau bahkan disebutkan dalam audio. Peserta perlu memahami konteks, paraphrase, perubahan informasi, dan distractor untuk menentukan jawaban yang tepat.
Ya. Beberapa pilihan dapat disebutkan sebagai informasi awal, alternatif, atau pendapat sebelum speaker memberikan informasi yang benar.
Baca pertanyaan terlebih dahulu, tandai keyword, prediksi informasi, pahami semua opsi, dengarkan paraphrase, dan gunakan teknik eliminasi.
Distractor adalah informasi yang dapat mengarahkan peserta pada pilihan yang salah. Informasi tersebut dapat berupa fakta yang tidak relevan, jawaban awal yang kemudian dikoreksi, atau detail yang mirip dengan opsi.
Tidak. IELTS sering menggunakan paraphrase dan sinonim. Karena itu, kemampuan memahami makna lebih penting daripada sekadar mencari exact keyword.
Gunakan teknik eliminasi dan pilih opsi yang paling sesuai dengan konteks. Jangan terlalu lama memikirkan satu pertanyaan karena audio akan terus berjalan.
Gunakan materi latihan IELTS yang relevan, kerjakan dengan timer, kemudian lakukan review menggunakan transcript untuk menemukan penyebab kesalahan.
Ya. Vocabulary membantu Anda memahami sinonim, paraphrase, collocation, dan konteks percakapan. Namun, vocabulary harus dilatih bersamaan dengan listening comprehension.
Kursus dapat membantu jika Anda membutuhkan struktur belajar, evaluasi, feedback, dan strategi yang lebih personal. Sebaiknya lakukan placement test terlebih dahulu agar program yang dipilih sesuai dengan kemampuan dan target Anda.



