Subject Verb Agreement IELTS merupakan salah satu materi grammar yang penting dikuasai peserta, terutama ketika mengerjakan IELTS Writing dan Speaking.
Kesalahan sederhana seperti students is, people has, atau the number of students are memang terlihat kecil, tetapi dapat memengaruhi Grammatical Range and Accuracy, salah satu kriteria penilaian dalam kedua section tersebut.
Kabar baiknya, konsep subject-verb agreement sebenarnya cukup sistematis. Anda hanya perlu memahami hubungan antara subject dan bentuk verb yang mengikutinya, termasuk ketika berhadapan dengan singular subject, plural subject, collective noun, indefinite pronoun, hingga struktur kalimat yang memiliki frasa tambahan.
Bagi Anda yang sedang mempersiapkan IELTS Band 6, Band 7, atau lebih tinggi, memahami aturan ini akan membantu mengurangi grammatical errors dan membuat tulisan maupun jawaban Speaking terdengar lebih akurat.
Apa Itu Subject Verb Agreement dalam IELTS?
Subject-verb agreement adalah aturan grammar yang mengharuskan bentuk kata kerja sesuai dengan jumlah atau number dari subject dalam sebuah kalimat.
Secara sederhana, singular subject menggunakan singular verb, sedangkan plural subject menggunakan plural verb.
Contohnya:
The student studies English every day.
The student merupakan singular subject sehingga verb yang digunakan adalah studies.
Sementara itu:
The students study English every day.
The students merupakan plural subject sehingga verb-nya menjadi study.
Kesalahan biasanya muncul ketika kalimat menjadi lebih panjang dan posisi subject tidak langsung berdekatan dengan verb.
Dalam IELTS Writing Task 2, misalnya, Anda sering membuat kalimat kompleks yang terdiri dari beberapa klausa. Jika tidak berhati-hati, subject utama dapat tertukar dengan noun lain yang berada di tengah kalimat.
Untuk memperkuat pemahaman mengenai berbagai struktur tata bahasa yang sering digunakan dalam ujian, Anda juga dapat membaca panduan grammar IELTS lengkap yang membahas konsep grammar dari dasar hingga penerapannya dalam IELTS.
Aturan Dasar Subject Verb Agreement yang Wajib Dipahami
Aturan pertama yang harus dikuasai adalah penggunaan verb untuk singular dan plural subject.
Pada Simple Present, singular subject seperti he, she, it, atau satu orang/benda biasanya menggunakan verb dengan akhiran -s atau -es.
Contoh:
The government supports renewable energy.
The company provides training programs.
Sebaliknya, plural subject menggunakan bentuk dasar verb.
Governments support renewable energy.
Companies provide training programs.
Perhatikan bahwa pola tersebut berbeda dengan penggunaan to be. Untuk singular, kita menggunakan is, sedangkan plural menggunakan are.
The problem is serious.
The problems are serious.
Pemahaman dasar ini terlihat sederhana, tetapi sangat penting karena Simple Present sering digunakan dalam IELTS Writing Task 2 ketika menjelaskan fakta, kondisi umum, maupun argumen.
Waspadai Subject yang Dipisahkan oleh Frasa Tambahan
Salah satu jebakan paling umum adalah adanya noun atau frasa tambahan di antara subject dan verb.
Contohnya:
The quality of online courses is improving.
Banyak peserta mungkin menganggap courses sebagai subject karena letaknya lebih dekat dengan verb. Padahal subject utamanya adalah the quality, yang berbentuk singular. Karena itu, verb yang benar adalah is, bukan are.
Contoh lain:
The number of international students has increased significantly.
Subject-nya adalah the number, bukan international students. Oleh karena itu, digunakan has.
Struktur seperti ini sangat sering muncul dalam IELTS Academic Writing, terutama ketika membahas data, tren, pendidikan, ekonomi, teknologi, dan isu sosial.
Karena itu, jangan menentukan bentuk verb hanya berdasarkan noun yang paling dekat dengannya. Temukan terlebih dahulu main subject dalam kalimat.
Perbedaan “The Number of” dan “A Number of”
Dua struktur ini sering membingungkan peserta IELTS.
The number of + plural noun dianggap singular.
The number of students is increasing.
Artinya adalah jumlah siswa sedang meningkat.
Sementara itu, a number of + plural noun dianggap plural.
A number of students are studying abroad.
Artinya adalah sejumlah siswa sedang belajar di luar negeri.
Perbedaan kecil ini sangat penting dalam IELTS Writing karena kedua struktur tersebut sering digunakan untuk membahas statistik dan fenomena sosial.
Jika Anda sedang berlatih IELTS Writing Task 1 maupun Task 2, jadikan struktur ini sebagai salah satu pola yang perlu dikuasai.
Subject Verb Agreement dengan “Each”, “Every”, dan “Everyone”
Indefinite pronouns juga sering menjadi sumber kesalahan.
Kata seperti each, every, everyone, everybody, someone, dan nobody umumnya diperlakukan sebagai singular.
Contohnya:
Every student needs proper guidance.
Bukan:
Every student need proper guidance.
Begitu pula:
Everyone has different learning preferences.
Bukan:
Everyone have different learning preferences.
Kesalahan seperti everyone have atau each student need cukup umum terjadi karena makna katanya mengacu pada banyak orang. Namun secara grammar, kata tersebut menggunakan singular verb.
Bagaimana dengan “There Is” dan “There Are”?
Struktur there is dan there are juga penting untuk IELTS Speaking maupun Writing.
Gunakan there is untuk singular noun:
There is a significant problem with the education system.
Gunakan there are untuk plural noun:
There are several problems with the education system.
Kesalahan biasanya muncul ketika peserta membuat kalimat panjang.
There are a major problem in the system.
Kalimat tersebut salah karena a major problem adalah singular.
Bentuk yang benar:
There is a major problem in the system.
Untuk meningkatkan akurasi grammar, biasakan melihat noun setelah there is/are sebelum menentukan bentuk to be.
Kesalahan Subject Verb Agreement yang Sering Muncul di IELTS
Ada beberapa pola kesalahan yang sebaiknya Anda periksa ketika melakukan proofreading.
Pertama, kesalahan antara has dan have.
The government has introduced a new policy.
Governments have introduced new policies.
Kedua, kesalahan does dan do.
The policy does not address the problem.
These policies do not address the problem.
Ketiga, kesalahan is dan are.
The main reason is economic pressure.
The main reasons are economic pressures.
Keempat, kesalahan ketika subject dipisahkan oleh prepositional phrase.
The impact of social media is significant.
Bukan:
The impact of social media are significant.
Latihan mengenali pola kesalahan ini akan membantu Anda melakukan grammar checking IELTS secara lebih efektif.
Tips Meningkatkan Akurasi Grammar untuk IELTS
Menghafalkan aturan saja belum cukup. Anda perlu mengubahnya menjadi kebiasaan ketika menulis dan berbicara.
Pertama, selalu identifikasi subject utama sebelum memilih verb. Jangan langsung melihat noun yang paling dekat dengan verb.
Kedua, setelah menyelesaikan IELTS Writing Task 1 atau Task 2, lakukan proofreading khusus untuk subject-verb agreement. Jangan mencoba memeriksa seluruh grammar sekaligus.
Ketiga, buat daftar kesalahan pribadi. Jika Anda berulang kali salah menggunakan has/have, is/are, atau does/do, catat pola tersebut dan jadikan fokus latihan.
Keempat, berlatih menggunakan kalimat dengan struktur berbeda. Jangan hanya membuat kalimat sederhana, tetapi gunakan complex sentence, relative clause, dan passive voice sambil tetap memperhatikan kesesuaian subject dan verb.
Kelima, praktikkan aturan tersebut dalam Speaking. Rekam jawaban Anda selama satu hingga dua menit, kemudian dengarkan kembali dan identifikasi kesalahan grammar yang muncul secara spontan.
Dengan metode ini, grammar tidak lagi sekadar teori, tetapi menjadi bagian dari kemampuan berbahasa yang otomatis.
Apakah Subject Verb Agreement Bisa Menaikkan Skor IELTS?
Menguasai subject-verb agreement tidak secara otomatis menjamin kenaikan band score. Namun, kemampuan ini membantu meningkatkan grammatical accuracy, yang merupakan bagian penting dalam penilaian IELTS Writing dan Speaking.
Semakin sedikit kesalahan dasar yang Anda lakukan, semakin kuat bukti bahwa Anda mampu menggunakan grammar secara akurat.
Namun, untuk mendapatkan skor tinggi, kemampuan tersebut perlu dikombinasikan dengan lexical resource, coherence and cohesion, fluency, pronunciation, serta kemampuan mengembangkan ide sesuai tuntutan soal.
Jadi, jangan berhenti pada menghafalkan aturan. Gunakan grammar sebagai fondasi untuk membangun jawaban IELTS yang jelas, natural, dan terstruktur.
Siapkan IELTS Bersama Scholars Today
Sudah memahami grammar tetapi masih bingung menerapkannya dalam soal IELTS? Scholars Today menyediakan program belajar yang dapat membantu Anda berlatih secara lebih terarah, mendapatkan feedback, dan mempersiapkan strategi sesuai target band score.
Private Class: Bimbingan Eksklusif 1-on-1
Jika Anda membutuhkan perhatian khusus terhadap kelemahan grammar dan kemampuan IELTS secara keseluruhan, tutor IELTS berpengalaman dapat membantu memberikan evaluasi yang lebih personal.
Materi dan latihan dapat disesuaikan dengan level serta target skor masing-masing peserta.
Intensive Class: Belajar Intensif dalam Grup Interaktif
Untuk Anda yang ingin belajar bersama peserta lain dengan materi lengkap dan latihan yang terstruktur, tersedia kelas persiapan IELTS dengan suasana belajar interaktif. Program ini cocok bagi peserta yang membutuhkan ritme belajar lebih intensif untuk mengejar target skor.
Sebelum menentukan program, Anda juga dapat mengikuti IELTS Placement Test untuk mengetahui level kemampuan bahasa Inggris saat ini. Hasilnya dapat menjadi dasar untuk menentukan strategi belajar yang lebih tepat.
Untuk konsultasi program dan informasi pendaftaran, hubungi WhatsApp Scholars Today:
6285743668150
FAQ Subject Verb Agreement IELTS
Subject-verb agreement adalah aturan yang mengharuskan bentuk verb sesuai dengan singular atau plural subject dalam kalimat.
Karena ketepatan penggunaan grammar menjadi salah satu aspek penilaian terutama dalam IELTS Writing dan Speaking.
Tidak selalu. Pola tersebut terutama berlaku pada Simple Present. Bentuk verb dapat berubah sesuai tense dan struktur kalimat.
Yang benar adalah “The student studies” karena the student merupakan singular subject.
Yang benar adalah “The number of students is” karena subject utamanya adalah the number, bukan students.
Ya. Everyone dianggap singular sehingga menggunakan bentuk seperti is, has, atau does.
Kesalahan umum meliputi penggunaan is/are, has/have, does/do, serta kesalahan menentukan subject utama dalam kalimat panjang.
Grammar sederhana yang akurat penting, tetapi Band 7 juga membutuhkan variasi struktur grammar serta performa yang baik pada kriteria penilaian lainnya.
Latih melalui Writing dan Speaking, kemudian lakukan proofreading atau evaluasi untuk menemukan pola kesalahan yang berulang.
Placement test sangat membantu untuk mengetahui level awal dan menentukan program persiapan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.



