Become Our Member!

Edit Template

Become Our Member!

Edit Template

Common Grammar Mistakes IELTS Writing yang Harus Dihindari

Common Grammar Mistakes merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan saat mempersiapkan IELTS Writing, terutama jika Anda menargetkan band score 7 atau lebih tinggi.

Kesalahan tata bahasa seperti penggunaan tenses, subject-verb agreement, dan kalimat yang tidak lengkap dapat membuat esai sulit dipahami, meskipun ide yang disampaikan sebenarnya sudah bagus.

Dalam IELTS Writing, grammar dinilai melalui aspek Grammatical Range and Accuracy. Artinya, examiner tidak hanya melihat apakah kalimat Anda benar, tetapi juga menilai kemampuan menggunakan struktur kalimat sederhana dan kompleks secara akurat.

Kabar baiknya, kesalahan tersebut dapat dikurangi melalui latihan yang terarah. Anda tidak harus menguasai seluruh aturan grammar sekaligus.

Mulailah dengan mengenali kesalahan yang paling sering muncul, memahami cara memperbaikinya, lalu menerapkannya dalam latihan esai.

Mengapa Grammar Penting untuk Mendapatkan IELTS Writing Band 7+?

Grammar membantu Anda menyampaikan argumen secara jelas, logis, dan akademik. Ketika struktur kalimat tidak tepat, pembaca bisa kesulitan memahami hubungan antara subjek, tindakan, dan gagasan yang ingin disampaikan.

Untuk mencapai band 7, peserta diharapkan memiliki penguasaan tata bahasa yang baik, menggunakan berbagai struktur kalimat, dan menghasilkan banyak kalimat tanpa kesalahan. Kesalahan sesekali masih mungkin terjadi, tetapi tidak seharusnya mengganggu pemahaman.

Selain itu, grammar juga berkaitan dengan vocabulary dan coherence. Pemilihan kosakata akademik yang tepat akan kurang efektif jika digunakan dalam struktur kalimat yang salah.

Jika ingin mempelajari strategi secara menyeluruh, baca juga

panduan lengkap IELTS Writing

untuk memahami struktur esai, pengembangan argumen, dan teknik menjawab Task 1 maupun Task 2.

10 Common Grammar Mistakes yang Sering Terjadi dalam IELTS Writing

1. Kesalahan Subject-Verb Agreement

Subject-verb agreement adalah aturan yang mengharuskan subjek dan kata kerja sesuai dalam jumlah, baik singular maupun plural.

Kesalahan ini sering terjadi ketika peserta menulis kalimat panjang atau menggunakan subjek yang tidak langsung diikuti kata kerja.

Contoh yang salah:

The government need to improve public transportation.

Contoh yang benar:

The government needs to improve public transportation.

Kata government diperlakukan sebagai subjek tunggal dalam kalimat tersebut sehingga membutuhkan kata kerja needs. Biasakan memeriksa subjek utama sebelum menentukan bentuk kata kerja.

2. Penggunaan Tenses yang Tidak Konsisten

Kesalahan tenses terjadi ketika peserta berpindah bentuk waktu tanpa alasan yang jelas. Dalam IELTS Writing Task 1, misalnya, data tahun lampau umumnya dijelaskan menggunakan past tense, sedangkan fakta umum dapat menggunakan present tense.

Contoh yang salah:

The number of tourists increased in 2010 and reaches its peak in 2015.

Contoh yang benar:

The number of tourists increased in 2010 and reached its peak in 2015.

Karena kedua peristiwa terjadi pada masa lampau, kata kerja yang digunakan sebaiknya konsisten dalam bentuk past tense.

3. Salah Menggunakan Articles: A, An, dan The

Articles sering dianggap sepele, padahal penggunaannya dapat memengaruhi keakuratan grammar. A dan an umumnya digunakan untuk kata benda tunggal yang dapat dihitung ketika belum merujuk pada sesuatu yang spesifik. Sementara itu, the digunakan ketika referennya sudah jelas atau spesifik.

Contoh yang salah:

Government should provide solution to this problem.

Contoh yang benar:

The government should provide a solution to this problem.

Perhatikan penggunaan the sebelum government dan a sebelum solution. Pelajari juga perbedaan kata benda yang dapat dihitung dan yang tidak dapat dihitung agar kesalahan serupa tidak berulang.

4. Menggunakan Singular dan Plural secara Keliru

Kata benda tunggal dan jamak harus digunakan sesuai konteks. Kesalahan umum adalah menghilangkan akhiran -s pada kata benda jamak atau menambahkan akhiran tersebut pada kata benda yang tidak dapat dihitung.

Contoh yang salah:

Many student prefer online learning.

Contoh yang benar:

Many students prefer online learning.

Kata many harus diikuti kata benda jamak yang dapat dihitung. Sebaliknya, kata seperti information dan advice umumnya tidak menggunakan bentuk jamak dengan akhiran -s.

5. Membuat Sentence Fragment

Sentence fragment adalah kelompok kata yang tidak membentuk kalimat lengkap. Kesalahan ini sering terjadi ketika peserta menggunakan anak kalimat tanpa induk kalimat.

Contoh yang salah:

Because public transportation is affordable.

Contoh yang benar:

Many people use public transportation because it is affordable.

Kata because memperkenalkan alasan, sehingga klausa tersebut perlu dihubungkan dengan klausa utama. Pastikan setiap kalimat memiliki struktur yang lengkap dan menyampaikan gagasan yang jelas.

6. Menggunakan Run-on Sentence

Run-on sentence terjadi ketika dua klausa independen digabungkan tanpa tanda baca atau penghubung yang tepat. Kalimat seperti ini membuat argumen sulit diikuti.

Contoh yang salah:

Technology improves communication people can work remotely.

Contoh yang benar:

Technology improves communication, and people can work remotely.

Alternatif lainnya adalah memisahkan kedua gagasan menjadi dua kalimat. Gunakan conjunction seperti and, but, atau because sesuai hubungan maknanya.

7. Salah Menggunakan Prepositions

Preposition seperti in, on, at, for, dan to sering menimbulkan kebingungan karena penggunaannya bergantung pada konteks dan collocation.

Contoh yang salah:

This policy has a positive impact to society.

Contoh yang benar:

This policy has a positive impact on society.

Frasa yang tepat adalah impact on. Karena itu, pelajari kosakata bersama pasangan katanya, bukan hanya menghafalkan arti secara terpisah.

8. Membandingkan Dua Hal dengan Struktur yang Salah

Soal IELTS sering membahas perbandingan, terutama dalam Writing Task 1. Kesalahan muncul ketika peserta menggunakan bentuk comparative yang tidak tepat.

Contoh yang salah:

Online learning is more cheaper than traditional learning.

Contoh yang benar:

Online learning is cheaper than traditional learning.

Kata cheaper sudah berbentuk comparative sehingga tidak perlu ditambahkan more. Untuk kata sifat yang lebih panjang, bentuk more effective atau more convenient umumnya digunakan.

9. Terlalu Sering Menggunakan Kalimat Pasif

Kalimat pasif berguna dalam tulisan akademik, terutama ketika fokusnya adalah tindakan atau hasil, bukan pelakunya. Namun, penggunaan passive voice yang berlebihan dapat membuat esai terasa kaku.

Contoh yang kurang efektif:

Many problems are created by traffic congestion, and solutions are needed by the government.

Contoh yang lebih natural:

Traffic congestion creates many problems, so the government needs to find solutions.

Pilih kalimat aktif atau pasif sesuai tujuan komunikasi. Variasi struktur yang tepat lebih penting daripada memaksakan satu bentuk kalimat.

10. Menggunakan Complex Sentences Tanpa Memperhatikan Grammar

Kalimat kompleks dapat menunjukkan variasi struktur bahasa, tetapi semakin panjang kalimat, semakin besar kemungkinan muncul kesalahan.

Contoh yang salah:

Although online learning is convenient, but some students find it difficult to concentrate.

Contoh yang benar:

Although online learning is convenient, some students find it difficult to concentrate.

Kata although sudah menunjukkan pertentangan sehingga tidak perlu digabungkan dengan but dalam struktur tersebut. Mulailah dari kalimat sederhana yang akurat, kemudian kembangkan menjadi kalimat kompleks secara bertahap.

Cara Mengurangi Grammar Error Saat Mengerjakan IELTS Writing

Memahami teori saja belum cukup. Anda perlu menerapkan kebiasaan yang membantu menemukan kesalahan sebelum esai dikumpulkan.

Pertama, sisihkan beberapa menit untuk memeriksa tulisan setelah selesai. Periksa subject-verb agreement, tenses, articles, bentuk jamak, dan tanda baca. Jangan hanya membaca isi esai, tetapi periksa struktur kalimat satu per satu.

Kedua, buat daftar kesalahan pribadi. Jika Anda berulang kali salah menggunakan articles atau prepositions, jadikan dua materi tersebut sebagai fokus latihan berikutnya.

Ketiga, latihanlah menggunakan batas waktu sesuai format tes. Dalam IELTS Academic Writing, Task 1 membutuhkan minimal 150 kata dengan alokasi waktu yang disarankan sekitar 20 menit, sedangkan Task 2 membutuhkan minimal 250 kata dengan alokasi sekitar 40 menit.

Terakhir, mintalah feedback dari pengajar atau mentor. Koreksi yang disertai penjelasan akan membantu Anda memahami pola kesalahan, bukan sekadar mengetahui jawaban yang benar.

Tingkatkan Kemampuan IELTS Writing Bersama Scholars Today

Mengurangi kesalahan grammar membutuhkan latihan konsisten, materi yang tepat, dan evaluasi yang terarah. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi kalimat sekaligus mempersiapkan diri menghadapi ujian IELTS, Scholars Today menyediakan dua pilihan program belajar.

Private Class — Bimbingan Eksklusif 1-on-1

Melalui private mentoring IELTS online, Anda dapat belajar dengan pendekatan yang lebih personal. Program ini cocok bagi peserta yang ingin berfokus pada kelemahan tertentu, mendapatkan evaluasi tulisan, dan memperbaiki grammar sesuai kebutuhan serta target skor masing-masing.

Intensive Class — Belajar Intensif dalam Grup Interaktif

bootcamp IELTS menjadi pilihan bagi Anda yang ingin belajar dalam kelompok interaktif dengan materi terstruktur dan latihan yang lebih intensif. Peserta dapat memperdalam grammar, vocabulary akademik, strategi writing, serta membiasakan diri dengan berbagai tipe soal IELTS.

Tentukan program yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan mulai persiapan dengan strategi belajar yang lebih terarah.

Untuk informasi jadwal, biaya, dan konsultasi program, hubungi tim Scholars Today melalui WhatsApp:

WhatsApp Scholars Today — 0857-4366-8150

10 FAQ tentang Common Grammar Mistakes di IELTS Writing

1. Apa kesalahan grammar yang paling sering terjadi dalam IELTS Writing?

Kesalahan yang umum meliputi subject-verb agreement, tenses, articles, singular-plural, prepositions, dan struktur kalimat yang tidak lengkap.

2. Apakah grammar memengaruhi skor IELTS Writing?

Ya. Grammar dinilai melalui kriteria Grammatical Range and Accuracy, bersama dengan tiga kriteria penilaian writing lainnya.

3. Apakah harus menggunakan grammar yang rumit untuk mendapatkan band 7?

Tidak. Anda perlu menunjukkan variasi struktur kalimat dengan penggunaan yang akurat. Kalimat sederhana yang benar tetap penting.

4. Bagaimana cara meningkatkan grammar IELTS Writing?

Pelajari aturan dasar, latihan menulis secara rutin, periksa kesalahan, dan gunakan feedback untuk memperbaiki pola kesalahan yang berulang.

5. Apakah kesalahan grammar kecil akan mengurangi skor?

Kesalahan dapat memengaruhi penilaian, tetapi dampaknya bergantung pada frekuensi, jenis kesalahan, dan sejauh mana kesalahan mengganggu pemahaman.

6. Apa perbedaan active voice dan passive voice dalam IELTS Writing?

Active voice menekankan pelaku tindakan, sedangkan passive voice menekankan tindakan atau objek yang dikenai tindakan. Keduanya dapat digunakan sesuai konteks.

7. Apakah boleh menggunakan contractions seperti “don’t” dalam IELTS Writing?

Untuk esai akademik, sebaiknya gunakan bentuk lengkap seperti do not agar gaya tulisan tetap formal.

8. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki grammar?

Waktunya berbeda untuk setiap peserta, bergantung pada kemampuan awal, konsistensi latihan, dan jenis kesalahan yang perlu diperbaiki.

9. Apakah aplikasi grammar checker cukup untuk persiapan IELTS?

Aplikasi dapat membantu menemukan sejumlah kesalahan, tetapi tidak selalu mampu menilai relevansi argumen, kualitas pengembangan ide, atau kesesuaian jawaban dengan soal.

10. Apakah pemula bisa mencapai IELTS Writing band 7?

Bisa, dengan proses belajar yang konsisten dan strategi yang tepat. Namun, pencapaiannya bergantung pada kemampuan awal, intensitas latihan, dan penguasaan seluruh kriteria penilaian writing.

Dany Saad Amrullah

Scholars Today IELTS Mentor

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Company

ScholarsToday is a learning platform designed to help you boost your IELTS score with guidance from LPDP awardees, providing real insights, and proven strategies

 

Most Recent Posts

Category

Tags

    Catch Us

    Quick Links