Become Our Member!

Edit Template

Become Our Member!

Edit Template

Materi Simple Present Tense: Pengertian, Fungsi, Rumus & Contohnya

Materi Simple Present Tense penting banget dipahami kalau kamu sedang belajar bahasa Inggris dari dasar.

Tense ini termasuk grammar yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, tulisan akademik, hingga persiapan tes seperti IELTS.

Mulai dari membicarakan rutinitas, fakta, kebiasaan, sampai jadwal, semuanya bisa menggunakan bentuk kalimat ini.

Kalau kamu masih sering bingung membedakan penggunaan do dan does, kapan harus menambahkan -s/-es, atau bagaimana membuat kalimat negatif dan interogatif, tenang saja. Dengan memahami pola dan konteks penggunaannya, grammar ini sebenarnya cukup mudah dipelajari.

Apa Itu Simple Present Tense?

Secara sederhana, Simple Present Tense adalah bentuk tata bahasa Inggris yang digunakan untuk menyatakan sesuatu yang terjadi secara rutin, merupakan fakta, atau dianggap sebagai kondisi yang berlaku secara umum.

Misalnya:

  • I study English every day.
  • She works at a hotel.
  • The sun rises in the east.
  • They usually play badminton on Sunday.

Perhatikan bahwa tense ini tidak selalu membicarakan sesuatu yang sedang terjadi saat ini. Fokusnya lebih kepada kebiasaan, fakta, kondisi, atau aktivitas yang berulang.

Karena penggunaannya sangat luas, memahami pola kalimat ini akan membantu kamu ketika mempelajari grammar tingkat berikutnya.

Kalau ingin memperkuat kemampuan dasar, kamu juga bisa mempelajari materi grammar bahasa Inggris untuk pemula sebagai langkah awal sebelum masuk ke materi yang lebih kompleks.

Fungsi Simple Present Tense dalam Bahasa Inggris

Memahami fungsi akan jauh lebih efektif daripada sekadar menghafalkan rumus. Ada beberapa situasi utama ketika bentuk kalimat ini digunakan.

1. Menyatakan Kebiasaan atau Rutinitas

Fungsi paling umum adalah menjelaskan aktivitas yang dilakukan secara rutin.

Contohnya:

I go to campus every morning.

She drinks coffee before work.

Keterangan waktu seperti every day, every morning, usually, always, often, sometimes, dan rarely sering muncul dalam konteks ini.

2. Menyatakan Fakta atau Kebenaran Umum

Bentuk ini juga digunakan untuk menjelaskan fakta yang berlaku secara umum.

Contoh:

Water boils at 100°C.

The Earth revolves around the Sun.

Kalimat tersebut tidak menunjukkan aktivitas yang hanya terjadi satu kali, tetapi sebuah fakta atau prinsip yang berlaku secara umum.

3. Menjelaskan Kondisi atau Keadaan

Simple Present Tense dapat digunakan untuk menyatakan kondisi, perasaan, pendapat, kepemilikan, maupun keadaan yang relatif tetap.

Contohnya:

I like Indonesian food.

She knows the answer.

They live in Yogyakarta.

Kata kerja seperti like, know, believe, understand, want, dan need sering digunakan dalam konteks ini.

4. Menyatakan Jadwal atau Agenda Tetap

Menariknya, bentuk ini juga dapat digunakan untuk membicarakan jadwal yang sudah ditentukan.

Contoh:

The train leaves at 7 a.m.

The class starts at 9 o’clock.

Konteks seperti jadwal penerbangan, jadwal kelas, acara, atau transportasi sering menggunakan pola tersebut.

Rumus Simple Present Tense

Setelah memahami fungsinya, sekarang masuk ke bagian yang biasanya paling dicari: rumus.

Kalimat Positif

Untuk subject I, You, We, They, gunakan kata kerja bentuk pertama tanpa tambahan -s/-es.

Subject + Verb 1 + Object/Complement

Contoh:

I study English every night.

They work in a restaurant.

Sementara untuk He, She, It, kata kerja umumnya mendapatkan tambahan -s atau -es.

Subject + Verb 1 (-s/-es) + Object/Complement

Contoh:

She studies English every night.

He works in a restaurant.

Ingat bagian ini karena penambahan -s/-es merupakan salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan oleh English learner.

Kalimat Negatif

Untuk membuat kalimat negatif, gunakan do not (don’t) atau does not (doesn’t).

Untuk I, You, We, They:

Subject + do not + Verb 1

They don’t study on Sunday.

Untuk He, She, It:

Subject + does not + Verb 1

She doesn’t study on Sunday.

Perhatikan bahwa setelah doesn’t, kata kerja kembali ke bentuk dasar.

Bukan:

She doesn’t studies English.

Melainkan:

She doesn’t study English.

Kalimat Interogatif

Untuk membuat pertanyaan, gunakan Do atau Does di awal kalimat.

Do + Subject + Verb 1 + …?

Do you study English every day?

Does + Subject + Verb 1 + …?

Does she work here?

Sama seperti bentuk negatif, setelah does, kata kerja tetap menggunakan bentuk dasar.

Penggunaan Do, Does, dan Akhiran -S/-ES

Bagian ini sering menjadi sumber kebingungan bagi pemula. Cara sederhananya adalah mengingat pasangan subject.

Do:
I, You, We, They

Does:
He, She, It

Sementara akhiran -s/-es digunakan pada kata kerja dalam kalimat positif ketika subject-nya He, She, atau It.

Contoh:

I watch movies.

She watches movies.

They go to school.

He goes to school.

Beberapa kata kerja membutuhkan -es, terutama yang berakhiran -o, -ch, -sh, -ss, -x, seperti:

  • go → goes
  • watch → watches
  • wash → washes
  • fix → fixes

Jika kata kerja berakhiran konsonan + y, biasanya y berubah menjadi i + es.

Contoh:

study → studies

try → tries

Memahami pola perubahan kata kerja ini akan membuat kamu lebih percaya diri saat menyusun kalimat sendiri.

Contoh Simple Present Tense dalam Kehidupan Sehari-hari

Daripada hanya menghafalkan teori, coba perhatikan bagaimana pola ini digunakan dalam situasi sehari-hari.

Daily routine:

I wake up at 6 a.m. every day.

Hobby:

She plays badminton every weekend.

Occupation:

My father works at a bank.

Preference:

I like watching movies.

General fact:

Cats like milk.

Schedule:

The meeting starts at 10 a.m.

Dari contoh tersebut, terlihat bahwa penggunaan tense ini sangat dekat dengan aktivitas sehari-hari. Inilah alasan mengapa pemahaman grammar dasar menjadi fondasi penting sebelum kamu belajar speaking atau menghadapi tes kemampuan bahasa Inggris.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Ada beberapa kesalahan umum yang sebaiknya kamu hindari ketika menggunakan pola kalimat ini.

Pertama, lupa menambahkan -s/-es pada subject He, She, atau It.

Salah:

She work in Jakarta.

Benar:

She works in Jakarta.

Kedua, menggunakan -s setelah does atau doesn’t.

Salah:

He doesn’t likes coffee.

Benar:

He doesn’t like coffee.

Ketiga, salah memilih do dan does.

Salah:

Does they study English?

Benar:

Do they study English?

Kalau kamu masih sering melakukan kesalahan seperti ini, jangan hanya menghafalkan rumus. Cobalah latihan membuat kalimat berdasarkan rutinitas dan pengalamanmu sendiri. Cara tersebut biasanya lebih mudah membuat pola grammar tersimpan dalam ingatan.

Kenapa Grammar Dasar Penting untuk IELTS?

Kalau tujuanmu adalah kuliah di luar negeri, beasiswa, atau mendapatkan skor IELTS tertentu, memahami grammar bukan sekadar soal bisa menjawab soal latihan.

Kemampuan tata bahasa berhubungan dengan bagaimana kamu menyampaikan ide secara jelas dalam bahasa Inggris.

Dalam IELTS, kemampuan grammar juga berkaitan dengan aspek Grammatical Range and Accuracy, terutama pada bagian Writing dan Speaking.

Karena itu, setelah menguasai grammar dasar, kamu bisa mulai berlatih membuat kalimat yang lebih kompleks dan menggunakannya dalam konteks IELTS.

Jika masih belum mengetahui kemampuanmu saat ini, placement test bahasa Inggris dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui level dan kebutuhan belajarmu.

Belajar Grammar Lebih Terarah Bersama Scholars Today

Sudah paham rumusnya tetapi masih sering ragu saat membuat kalimat? Itu tandanya kamu mungkin membutuhkan latihan yang lebih terarah, bukan sekadar membaca teori.

Scholars Today menyediakan beberapa pilihan program belajar yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu.

Untuk kamu yang membutuhkan perhatian lebih personal, tersedia Private Class: Bimbingan Ekslusif 1-on-1 dengan tutor IELTS berpengalaman.

Sementara itu, kalau kamu lebih nyaman belajar bersama peserta lain dalam suasana interaktif, tersedia Intensive Class dengan materi yang lebih lengkap dan pembelajaran dalam grup.

Sebelum menentukan program, kamu juga dapat mengikuti placement test untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris dan menentukan kebutuhan belajar yang lebih sesuai.

Ingin mulai meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan mempersiapkan IELTS dengan lebih terarah? Hubungi Scholars Today melalui WhatsApp 6285743668150 dan tanyakan program yang paling sesuai dengan targetmu.

FAQ Simple Present Tense

1. Apa itu Simple Present Tense?

Ini adalah bentuk grammar untuk menyatakan kebiasaan, fakta, kondisi, atau aktivitas yang terjadi secara rutin.

2. Kapan menggunakan Simple Present Tense?

Gunakan untuk rutinitas, fakta umum, keadaan, preferensi, dan jadwal tertentu.

3. Apa rumus kalimat positifnya?

Subject + Verb 1 + Object/Complement. Untuk He, She, dan It, kata kerja biasanya mendapat tambahan -s atau -es.

4. Apa perbedaan do dan does?

Do digunakan untuk I, You, We, dan They. Does digunakan untuk He, She, dan It.

5. Apakah kata kerja setelah does mendapat -s?

Tidak. Setelah does atau doesn’t, kata kerja kembali ke bentuk dasar.

6. Kapan menggunakan doesn’t?

Doesn’t digunakan untuk membuat kalimat negatif dengan subject He, She, atau It.

7. Apa contoh Simple Present Tense?

Contohnya, “I study English every day” atau “She works at a hotel.”

8. Apakah Simple Present Tense hanya digunakan untuk kebiasaan?

Tidak. Bentuk ini juga digunakan untuk fakta, keadaan, preferensi, dan jadwal tetap.

9. Apakah Simple Present Tense penting untuk IELTS?

Ya. Penguasaan grammar dasar membantu kamu membangun kalimat yang lebih akurat dalam Speaking dan Writing IELTS.

10. Bagaimana cara mengetahui level bahasa Inggris saya?

Kamu bisa mengikuti placement test untuk mendapatkan gambaran kemampuan dan menentukan program belajar yang sesuai.

Dany Saad Amrullah

Scholars Today IELTS Mentor

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Company

ScholarsToday is a learning platform designed to help you boost your IELTS score with guidance from LPDP awardees, providing real insights, and proven strategies

 

Most Recent Posts

Category

Tags

    Catch Us

    Quick Links