Become Our Member!

Edit Template

Become Our Member!

Edit Template

50 Idiom IELTS Speaking yang Aman Digunakan untuk Band 7

Idiom IELTS Speaking dapat menjadi salah satu cara untuk membuat jawaban terdengar lebih natural, ekspresif, dan menunjukkan fleksibilitas vocabulary.

Namun, penggunaan idiom dalam speaking bukan berarti Anda harus memasukkan ungkapan sebanyak mungkin ke dalam setiap jawaban. Justru, idiom yang terlalu dipaksakan dapat membuat respons terdengar seperti hafalan.

Untuk target Band 7, yang lebih penting adalah menggunakan idiomatic language, vocabulary yang relevan, collocation, serta ekspresi bahasa Inggris secara tepat dan natural.

Karena itu, memahami konteks penggunaan jauh lebih penting daripada sekadar menghafalkan daftar ungkapan.

Jika ingin memahami strategi speaking secara lebih menyeluruh, Anda juga dapat membaca Panduan IELTS Speaking sebagai referensi untuk latihan fluency, pronunciation, lexical resource, dan pengembangan jawaban.

Mengapa Idiom Bisa Membantu IELTS Speaking?

Dalam penilaian IELTS Speaking, lexical resource menjadi salah satu aspek penting. Peserta diharapkan mampu menggunakan kosakata secara fleksibel, tepat, dan sesuai konteks. Idiom dapat membantu menunjukkan kemampuan tersebut apabila digunakan secara wajar.

Misalnya, ketika ditanya mengenai aktivitas yang Anda sukai, daripada hanya mengatakan “I really like reading,” Anda dapat mengatakan, “I’m really into reading, especially historical novels.”

Ungkapan really into terdengar lebih natural untuk percakapan dan membantu membuat jawaban lebih variatif. Namun, bukan berarti semua kalimat harus diberi idiom.

Satu atau dua ekspresi yang tepat dalam sebuah jawaban sering kali lebih efektif daripada lima idiom yang terdengar tidak alami.

50 Idiom IELTS Speaking yang Natural untuk Band 7

1–10: Idiom untuk Menyampaikan Pendapat

  1. In my book — menurut pendapat saya.
    In my book, public transport should be more affordable.
  2. A matter of opinion — sesuatu yang bersifat subjektif.
    Whether technology is beneficial is a matter of opinion.
  3. See eye to eye — memiliki pendapat yang sama.
    My parents and I don’t always see eye to eye.
  4. Have a point — memiliki alasan atau pendapat yang masuk akal.
    I think my teacher has a point about using technology in class.
  5. Look at the bigger picture — melihat persoalan secara lebih luas.
    We need to look at the bigger picture before making a decision.
  6. From my standpoint — dari sudut pandang saya.
    From my standpoint, online education offers greater flexibility.
  7. On the whole — secara keseluruhan.
    On the whole, I think living in a city is convenient.
  8. In a nutshell — secara singkat.
    In a nutshell, I think social media has both advantages and disadvantages.
  9. It goes without saying — sesuatu yang sudah jelas.
    It goes without saying that education is important.
  10. The way I see it — menurut cara pandang saya.
    The way I see it, young people need more practical skills.

11–20: Idiom untuk Membicarakan Pengalaman

  1. Once in a blue moon — sangat jarang.
    I eat fast food once in a blue moon.
  2. A breath of fresh air — sesuatu yang menyegarkan atau berbeda.
    Travelling to the countryside was a breath of fresh air.
  3. Out of the blue — secara tiba-tiba.
    My old friend contacted me out of the blue.
  4. Go the extra mile — melakukan usaha lebih.
    My teacher always goes the extra mile to help students.
  5. Learn the hard way — belajar melalui pengalaman yang sulit.
    I learned the hard way that time management is essential.
  6. A learning curve — proses belajar yang membutuhkan waktu.
    Learning to speak English fluently was a steep learning curve for me.
  7. Get the hang of something — mulai memahami cara melakukan sesuatu.
    It took me a while to get the hang of public speaking.
  8. Step out of my comfort zone — keluar dari zona nyaman.
    Joining an English club helped me step out of my comfort zone.
  9. A turning point — titik perubahan penting.
    Studying abroad was a turning point in my life.
  10. A wake-up call — pengalaman yang menyadarkan seseorang.
    Failing my first mock test was a wake-up call for me.

21–30: Idiom untuk Mendeskripsikan Perasaan

  1. Over the moon — sangat bahagia.
    I was over the moon when I received the scholarship.
  2. On cloud nine — sangat bahagia.
    She was on cloud nine after getting her university acceptance.
  3. Down in the dumps — merasa sedih atau kecewa.
    I felt down in the dumps after failing the exam.
  4. Nervous wreck — sangat gugup.
    I was a nervous wreck before my first presentation.
  5. Keep my cool — tetap tenang.
    I try to keep my cool when dealing with stressful situations.
  6. Lose my temper — kehilangan kesabaran.
    I sometimes lose my temper when I’m extremely tired.
  7. Have mixed feelings — memiliki perasaan yang bercampur.
    I have mixed feelings about working from home.
  8. Be in high spirits — berada dalam suasana hati yang sangat baik.
    Everyone was in high spirits during the celebration.
  9. Get cold feet — tiba-tiba merasa takut atau ragu.
    I almost got cold feet before giving my presentation.
  10. A weight off my shoulders — merasa lega setelah beban berkurang.
    Passing the exam was a weight off my shoulders.

31–40: Idiom untuk Pendidikan, Pekerjaan, dan Kehidupan

  1. Hit the books — belajar dengan serius.
    I usually hit the books before an important exam.
  2. Put my thinking cap on — mulai berpikir serius untuk memecahkan masalah.
    I had to put my thinking cap on to solve the problem.
  3. Learn the ropes — mempelajari dasar-dasar suatu pekerjaan atau aktivitas.
    It took me several weeks to learn the ropes at my new job.
  4. Climb the career ladder — berkembang dalam karier.
    Many young professionals want to climb the career ladder quickly.
  5. A stepping stone — sesuatu yang membantu mencapai tujuan berikutnya.
    My internship was a stepping stone to my current career.
  6. Call it a day — berhenti bekerja atau belajar untuk hari itu.
    After several hours of studying, I decided to call it a day.
  7. Burn the midnight oil — bekerja atau belajar hingga larut malam.
    I sometimes burn the midnight oil before an important deadline.
  8. Get the ball rolling — memulai sesuatu.
    We need to get the ball rolling before the project deadline.
  9. Keep up with — mengikuti perkembangan.
    It can be difficult to keep up with new technology.
  10. A win-win situation — kondisi yang menguntungkan semua pihak.
    Flexible working hours can create a win-win situation.

41–50: Idiom untuk Topik Umum IELTS Speaking

  1. A double-edged sword — sesuatu yang memiliki keuntungan sekaligus kerugian.
    Social media can be a double-edged sword.
  2. A grey area — sesuatu yang tidak sepenuhnya jelas.
    There is still a grey area regarding online privacy.
  3. A blessing in disguise — sesuatu yang awalnya terlihat buruk tetapi ternyata membawa manfaat.
    Losing that job was a blessing in disguise.
  4. The tip of the iceberg — bagian kecil dari masalah yang jauh lebih besar.
    Traffic congestion is just the tip of the iceberg.
  5. A drop in the ocean — kontribusi yang sangat kecil dibandingkan masalah keseluruhan.
    One person’s effort may seem like a drop in the ocean.
  6. A slippery slope — situasi yang dapat berkembang menjadi masalah lebih besar.
    Ignoring small environmental problems could be a slippery slope.
  7. Go hand in hand — berjalan atau berkembang bersama.
    Economic growth and environmental protection should go hand in hand.
  8. Strike a balance — menemukan keseimbangan.
    People need to strike a balance between work and personal life.
  9. Make a difference — memberikan dampak atau perubahan.
    Small lifestyle changes can make a difference.
  10. Think outside the box — berpikir secara kreatif dan tidak konvensional.
    Students should be encouraged to think outside the box.

Cara Menggunakan Idiom agar Tidak Terlihat Dipaksakan

Kesalahan paling umum adalah menghafalkan idiom kemudian mencari kesempatan untuk memasukkannya ke dalam jawaban. Strategi tersebut justru berisiko membuat speaking terdengar scripted.

Gunakan idiom berdasarkan konteks pertanyaan. Jika examiner bertanya tentang pengalaman yang membuat Anda bahagia, over the moon atau on cloud nine masih relevan.

Namun, memasukkan the tip of the iceberg dalam pertanyaan sederhana tentang hobi tentu terasa tidak natural.

Selain itu, jangan menggunakan idiom yang Anda sendiri belum benar-benar pahami. Perhatikan arti, nuansa, struktur grammar, dan situasi penggunaannya.

Latih idiom tersebut dalam beberapa kalimat berbeda sampai Anda mampu menggunakannya secara spontan.

Yang tidak kalah penting, kombinasikan idiom dengan natural vocabulary, collocation, paraphrasing, dan grammatical range.

Target Band 7 bukan tentang seberapa banyak idiom yang dapat diucapkan, tetapi seberapa efektif Anda mengomunikasikan ide dengan bahasa yang fleksibel dan tepat.

Strategi Latihan Idiom untuk Target Band 7

Daripada menghafalkan 50 ungkapan sekaligus, pilih sekitar lima idiom yang paling sesuai dengan kehidupan dan pengalaman Anda.

Buat tiga contoh kalimat untuk masing-masing idiom, kemudian gunakan dalam latihan Part 1, Part 2, dan Part 3.

Rekam suara Anda ketika menjawab pertanyaan selama satu hingga dua menit. Setelah itu, evaluasi apakah idiom terdengar spontan atau justru seperti kalimat hafalan.

Latihan semacam ini juga membantu memperbaiki fluency, pronunciation, coherence, dan lexical resource secara bersamaan.

Jika masih bingung menentukan level dan strategi belajar, Anda dapat memanfaatkan placement test untuk mengetahui kemampuan awal sebelum memilih program pembelajaran yang sesuai.

Tingkatkan Speaking Bersama Scholars Today

Menguasai idiomatic expressions hanyalah salah satu bagian dari persiapan. Jika target Anda Band 7, latihan sebaiknya mencakup pengembangan ide, grammar, pronunciation, fluency, serta evaluasi jawaban secara konsisten.

Private Class: Bimbingan Eksklusif 1-on-1

Scholars Today menyediakan pendampingan personal melalui private mentoring IELTS online untuk peserta yang membutuhkan strategi belajar lebih terarah.

Pembelajaran dapat difokuskan pada kelemahan individual, termasuk penggunaan vocabulary, idiom, pronunciation, hingga pengembangan jawaban Speaking Part 2 dan Part 3.

Intensive Class: Belajar Intensif dalam Grup Interaktif

Untuk Anda yang lebih nyaman belajar bersama peserta lain, tersedia program belajar IELTS intensif dengan materi lengkap, latihan interaktif, dan pembelajaran yang dirancang untuk membantu peserta meningkatkan kemampuan secara lebih terstruktur.

Mulai persiapan Anda dengan mengetahui kemampuan saat ini melalui placement test, kemudian tentukan strategi belajar berdasarkan target skor dan kebutuhan pribadi.

Untuk informasi kelas, konsultasi, dan pendaftaran Scholars Today, hubungi WhatsApp 6285743668150.

FAQ

1. Apakah idiom wajib digunakan dalam IELTS Speaking?

Tidak. Idiom bukan kewajiban. Yang lebih penting adalah penggunaan vocabulary yang tepat, fleksibel, dan natural.

2. Berapa banyak idiom yang sebaiknya digunakan?

Tidak ada jumlah khusus. Beberapa idiom yang relevan dan digunakan secara natural lebih baik daripada terlalu banyak ungkapan.

3. Apakah semua idiom cocok untuk IELTS Speaking?

Tidak. Pilih idiom yang umum, mudah dipahami, dan sesuai konteks percakapan.

4. Apakah idiom bisa menjamin Band 7?

Tidak. Skor ditentukan oleh keseluruhan performa, termasuk fluency, coherence, lexical resource, grammar, dan pronunciation.

5. Apakah idiom cocok digunakan di Speaking Part 1?

Bisa, terutama untuk pertanyaan tentang kehidupan sehari-hari, hobi, keluarga, pekerjaan, atau pengalaman pribadi.

6. Apakah idiom boleh digunakan di Part 2?

Boleh. Gunakan jika idiom tersebut benar-benar sesuai dengan cerita atau pengalaman yang sedang dijelaskan.

7. Apakah idiom penting untuk Speaking Part 3?

Bisa membantu menunjukkan fleksibilitas bahasa, tetapi Part 3 tetap membutuhkan kemampuan menjelaskan opini dan mengembangkan argumen.

8. Apa kesalahan terbesar saat menggunakan idiom?

Kesalahan terbesar adalah menggunakan idiom secara tidak tepat atau terlalu sering sehingga jawaban terdengar seperti hafalan.

9. Bagaimana cara menghafalkan idiom dengan efektif?

Pelajari berdasarkan tema, pahami konteks, buat contoh pribadi, lalu gunakan dalam latihan speaking secara berulang.

10. Perlukah placement test sebelum mengikuti kelas IELTS?

Placement test sangat membantu untuk mengetahui kemampuan awal sehingga program dan strategi belajar dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.

Dany Saad Amrullah

Scholars Today IELTS Mentor

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Company

ScholarsToday is a learning platform designed to help you boost your IELTS score with guidance from LPDP awardees, providing real insights, and proven strategies

 

Most Recent Posts

Category

Tags

    Catch Us

    Quick Links