Grammar Mistakes menjadi salah satu penyebab utama peserta gagal memperoleh skor IELTS Writing sesuai target. Banyak peserta sudah memiliki ide yang baik, kosakata yang cukup luas, bahkan mampu menjawab pertanyaan dengan tepat, tetapi tetap kehilangan banyak poin karena kesalahan tata bahasa yang sebenarnya bisa dihindari.
Dalam penilaian IELTS, aspek Grammatical Range and Accuracy memiliki bobot sebesar 25% dari keseluruhan skor Writing.
Artinya, kemampuan menggunakan grammar secara akurat sangat menentukan apakah Anda mampu mencapai band 6.5, 7.0, atau bahkan lebih tinggi.
Kesalahan tata bahasa tidak selalu berupa struktur yang rumit. Justru, banyak peserta kehilangan skor akibat kesalahan sederhana seperti penggunaan article, subject-verb agreement, tenses, preposition, hingga bentuk jamak kata benda.
Oleh karena itu, memahami kesalahan grammar yang paling sering muncul jauh lebih efektif daripada sekadar menghafal ratusan rumus grammar tanpa tahu kapan harus menggunakannya.
Pada artikel ini Anda akan mempelajari 15 kesalahan grammar paling fatal dalam IELTS Writing beserta contoh kesalahan, perbaikannya, dan cara menghindarinya agar tulisan Anda terlihat lebih natural, akademis, dan memenuhi standar penilaian examiner.
Mengapa Grammar Sangat Penting dalam IELTS Writing?
IELTS Writing tidak menilai siapa yang menggunakan grammar paling rumit, melainkan siapa yang mampu menggunakan grammar secara akurat, konsisten, dan bervariasi.
Examiner akan memperhatikan beberapa hal berikut:
- Ketepatan penggunaan tense
- Variasi struktur kalimat
- Ketepatan article
- Penggunaan passive voice
- Complex sentence
- Relative clause
- Conditional sentence
- Error frequency
Semakin sedikit kesalahan grammar yang Anda buat, semakin besar peluang memperoleh skor tinggi.
Apabila Anda masih merasa bingung memahami aturan tata bahasa, sebaiknya pelajari terlebih dahulu panduan lengkap IELTS Grammar agar fondasi grammar Anda benar sebelum berlatih Writing.
1. Subject-Verb Agreement yang Tidak Sesuai
Kesalahan ini merupakan salah satu yang paling sering ditemukan.
Salah
The number of students are increasing.
Benar
The number of students is increasing.
Banyak peserta hanya melihat kata “students” sehingga memilih “are”. Padahal subject sebenarnya adalah “The number”, sehingga verb yang benar adalah “is”.
2. Salah Menggunakan Tenses
IELTS Writing Task 1 maupun Task 2 sama-sama membutuhkan penggunaan tense yang tepat.
Contoh kesalahan:
Last year, the company increase its revenue.
Seharusnya:
Last year, the company increased its revenue.
Begitu pula ketika menjelaskan fakta umum:
Education improves society.
Bukan:
Education improved society.
Pahami konteks waktu sebelum menentukan tense.
3. Menghilangkan Article (a, an, the)
Article merupakan kelemahan terbesar bagi penutur bahasa Indonesia karena dalam bahasa Indonesia tidak mengenal article.
Contoh:
Salah
Government should invest in education.
Lebih natural
The government should invest in education.
Contoh lain
Salah
He bought car.
Benar
He bought a car.
Kesalahan kecil ini bisa muncul berkali-kali sehingga menurunkan skor grammar.
4. Bentuk Jamak yang Salah
Kesalahan plural noun juga sangat sering muncul.
Contoh:
Salah
Many student choose overseas education.
Benar
Many students choose overseas education.
Jangan lupa bahwa kata seperti many, several, numerous, various selalu diikuti bentuk jamak.
5. Penggunaan Preposition yang Keliru
Contoh:
Salah
Interested on
Benar
Interested in
Salah
Good in
Benar
Good at
Kesalahan preposition memang terlihat sederhana, tetapi sangat mudah dikenali examiner.
6. Kalimat Terlalu Pendek dan Terputus-putus
Contoh:
Technology is important.
It changes education.
Students benefit.
Schools improve.
Kalimat tersebut benar secara grammar, tetapi kurang menunjukkan kemampuan grammatical range.
Lebih baik ditulis:
Technology is important because it changes education, allowing students to learn more effectively while helping schools improve their teaching methods.
7. Run-on Sentence
Sebaliknya, banyak peserta justru membuat kalimat terlalu panjang tanpa tanda baca yang tepat.
Contoh:
Students study abroad they improve language skills they gain international experience.
Seharusnya:
Students who study abroad improve their language skills, and they also gain valuable international experience.
8. Penggunaan Passive Voice yang Salah
Passive voice sering muncul pada IELTS Writing Task 1.
Salah
The products produced in 2024.
Benar
The products were produced in 2024.
Perhatikan bahwa passive voice tetap membutuhkan auxiliary verb.
9. Salah Menggunakan Relative Clause
Relative clause membuat tulisan lebih akademis.
Contoh salah:
Students study overseas. They receive scholarships.
Lebih baik:
Students who study overseas often receive scholarships.
Relative pronoun seperti who, which, that dapat meningkatkan variasi grammar.
10. Penggunaan Pronoun yang Tidak Konsisten
Contoh:
Every student should improve their writing because he wants a high score.
Lebih konsisten:
Every student should improve their writing because they want a high score.
Konsistensi pronoun membuat tulisan lebih profesional.
11. Salah Menggunakan Countable dan Uncountable Noun
Contoh:
Salah
Many informations
Benar
Much information
Salah
An advice
Benar
A piece of advice
Kata yang sering salah:
- Information
- Advice
- Research
- Knowledge
- Equipment
- Furniture
12. Double Comparative
Contoh:
Salah
More easier
Benar
Easier
Salah
More better
Benar
Better
Kesalahan ini masih sering ditemukan pada peserta IELTS.
13. Penggunaan Conjunction yang Tidak Tepat
Banyak peserta terlalu sering menggunakan “and”.
Padahal tulisan akademik membutuhkan variasi seperti:
- Although
- Whereas
- While
- Therefore
- Consequently
- Furthermore
- Nevertheless
- In contrast
Variasi conjunction membuat essay lebih koheren sekaligus meningkatkan kualitas grammar.
14. Salah Menggunakan Modal Verb
Contoh:
Salah
Students must to study.
Benar
Students must study.
Setelah modal verb (can, could, should, would, may, might, must), gunakan verb pertama tanpa “to”.
15. Terlalu Memaksakan Grammar Rumit
Banyak peserta berpikir semakin rumit grammar yang digunakan maka semakin tinggi skor.
Padahal examiner lebih menghargai:
- Grammar benar
- Kalimat jelas
- Ide mudah dipahami
Daripada membuat:
Had it not been for…
Lebih baik menggunakan struktur yang benar dan natural jika memang belum menguasai struktur tingkat lanjut.
Cara Mengurangi Grammar Mistakes Sebelum Ujian
Mengurangi kesalahan grammar membutuhkan latihan yang konsisten. Berikut beberapa strategi yang terbukti efektif.
Pertama, fokus memperbaiki satu jenis kesalahan dalam setiap sesi latihan. Misalnya minggu ini hanya berlatih article, minggu berikutnya subject-verb agreement, kemudian berlanjut ke penggunaan tenses dan complex sentence.
Kedua, biasakan melakukan proses editing setelah selesai menulis. Luangkan waktu beberapa menit untuk memeriksa ulang bentuk kata kerja, penggunaan article, plural noun, preposition, serta tanda baca.
Ketiga, baca contoh essay dengan skor Band 7 hingga Band 9. Dari sana Anda dapat melihat bagaimana penulis menggunakan struktur kalimat yang bervariasi tanpa membuat grammar yang berlebihan.
Anda juga dapat memperdalam materi melalui materi tata bahasa IELTS lengkap untuk memahami pola-pola yang sering muncul pada ujian resmi.
Keempat, buat daftar kesalahan pribadi. Banyak peserta terus mengulang kesalahan yang sama karena tidak pernah mencatatnya. Dengan memiliki daftar error pribadi, proses belajar menjadi lebih terarah.
Grammar yang Paling Sering Muncul pada Band 7+
Peserta dengan skor tinggi umumnya mampu menggunakan berbagai struktur berikut secara alami:
- Present, Past, dan Present Perfect Tense
- Passive Voice
- Conditional Sentence
- Relative Clause
- Complex Sentence
- Compound Sentence
- Modal Verbs
- Linking Words
- Comparative dan Superlative
- Gerund dan Infinitive
Anda tidak harus menguasai seluruh grammar tingkat lanjut sekaligus. Yang jauh lebih penting adalah mampu menggunakannya dengan tepat dan konsisten sepanjang essay.
Kesalahan Grammar yang Paling Sering Dilakukan Peserta Indonesia
Peserta Indonesia memiliki beberapa pola kesalahan yang berulang karena dipengaruhi struktur bahasa ibu, antara lain:
- Tidak menggunakan article.
- Lupa menambahkan akhiran -s pada kata benda jamak.
- Salah memilih tense.
- Menggunakan kata kerja tanpa memperhatikan subject.
- Salah memilih preposition.
- Menulis kalimat terlalu panjang tanpa tanda baca.
- Terlalu sering menggunakan “and” sebagai penghubung.
- Menerjemahkan kalimat dari bahasa Indonesia secara harfiah ke bahasa Inggris.
Dengan mengenali pola-pola tersebut sejak awal, Anda dapat mengurangi jumlah error secara signifikan dan meningkatkan nilai pada aspek Grammatical Range and Accuracy.
Penutup
Grammar bukan sekadar kumpulan rumus, melainkan alat untuk menyampaikan ide secara jelas, logis, dan akademis.
Dalam IELTS Writing, examiner tidak mencari tulisan yang paling rumit, tetapi tulisan yang akurat, mudah dipahami, dan menunjukkan kemampuan menggunakan berbagai struktur kalimat dengan benar.
Mulailah memperbaiki satu jenis kesalahan setiap hari, biasakan melakukan proofreading, dan gunakan contoh essay berkualitas sebagai referensi. Jika dilakukan secara konsisten, peningkatan skor Writing akan terasa jauh lebih cepat dibanding hanya menghafal teori grammar.
Tingkatkan Skor IELTS Bersama Scholars Today
Ingin belajar IELTS secara lebih terarah dengan bimbingan mentor berpengalaman?
Scholars Today menyediakan layanan program bimbingan IELTS private online eksklusif melalui Private Class: Bimbingan Eksklusif 1-on-1 yang dirancang sesuai kebutuhan setiap peserta.
Anda akan mendapatkan evaluasi writing secara mendalam, latihan grammar yang terstruktur, strategi menghadapi setiap task, hingga pendampingan personal untuk mencapai target band score.
Selain itu tersedia juga program belajar IELTS intensif dalam format Intensive Class, yaitu kelas grup interaktif dengan materi lengkap, latihan rutin, pembahasan soal, dan simulasi ujian yang membantu Anda berkembang lebih cepat bersama peserta lainnya.
Masih belum yakin kemampuan IELTS Anda saat ini? Manfaatkan juga layanan Placement Test IELTS untuk mengetahui level kemampuan awal sehingga Anda dapat memilih program belajar yang paling sesuai.
Untuk informasi lengkap dan pendaftaran, hubungi WhatsApp 6285743668150.
FAQ
Grammar menyumbang 25% dari total penilaian Writing bersama tiga aspek lainnya, yaitu Task Achievement/Response, Coherence and Cohesion, serta Lexical Resource.
Anda tidak harus menguasai semua grammar. Yang terpenting adalah menggunakan grammar dasar dan menengah secara akurat serta mampu membuat variasi complex sentence.
Tidak. Examiner lebih mengutamakan akurasi daripada kerumitan struktur kalimat.
Present tense, past tense, passive voice, relative clause, conditional sentence, article, subject-verb agreement, dan linking words.
Ya. Jika kesalahan article muncul berulang kali, skor Grammatical Range and Accuracy dapat menurun.
Latihan menulis secara rutin, membaca contoh essay Band 7+, melakukan proofreading, dan mendapatkan umpan balik dari mentor.
Keduanya sama penting. Grammar yang baik tanpa kosakata yang memadai, atau sebaliknya, tetap akan membatasi skor Anda.
Tergantung kemampuan awal. Dengan latihan yang konsisten, peningkatan signifikan biasanya mulai terlihat dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan.
Ya. Placement Test dapat membantu mengidentifikasi level kemampuan Anda, termasuk area grammar yang perlu diperbaiki sebelum mengikuti program belajar.
Bagi banyak peserta, kelas privat memberikan perkembangan yang lebih cepat karena materi disesuaikan dengan kebutuhan, mendapatkan koreksi langsung, dan strategi belajar yang lebih personal.



